Showing posts with label SINOPSIS FILM (REVIEW FILM). Show all posts
Showing posts with label SINOPSIS FILM (REVIEW FILM). Show all posts

Saturday, February 8, 2014

THE RAID 2: BERANDAL Premiere di Sundance Festival 2013



http://ia.media-imdb.com/images/M/MV5BMTg4Mjk1MjQ0N15BMl5BanBnXkFtZTgwMzY3NzY1MDE@._V1_SY317_CR1,0,214,317_.jpg
Kabar membanggakan datang dari dunia perfilman Indonesia. Kali ini dibawa oleh sekuel kedua film The Raid, yang bertajuk The Raid 2:Berandal. Film action arahan Gareth Evans ini sepertinya akan benar-benar lebih ‘go international’ lagi disejajarkan bersama film Hollywood lainnya. The Raid 2 yang dibintangi oleh Iko Uwais, Donny Alamsyah, Tio Pakusadewo dan Julie Estelle ini akan diputar premierenya pada perhelatan Festival Film Sundance (Sundance Film Festival 2014) di Amerika Serikat. Setelah sukses meraih banyak penghargaan di sekuel pertamanya (The Raid di tahun 2012), Gareth Evans menghadirkan sekuel kedua yang lebih berkualitas dan menghadirkan pemain Film asal Jepang seperti Ryuhei Matsuda dan Kenichi Endo untuk menunjang laga bela diri berupa silat yang lebih variatif.
Sundance Film Festival (SFF) merupakan salah satu festival film bergengsi di dunia seperti Festival Film Cannes dan Toronto Film Festival. SFF  memiliki misi untuk menemukan, dukungan, dan mengilhami film dan teater independen seniman dari Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Tahun 2014 SFF diadakan di Utah, Amerika Serikat.  The RAID sendiri akan tampil kedua kalinya di festival ini, setelah sekuel pertamanya juga telah diputar tahun 2012. Mengintip websitenya di https://www.sundance.org/press-center/release/2014-festival-premiere-and-doc-premiere-films-announced/ terdapat list beberapa premier film berbagai negara yang juga akan ditayangkan bersama The Raid. Seperti film Elizabeth Banks, Ryan Reynolds, Selena Gomez, Keira Kneightly dan lainnya.
Berikut ini kutipan Sundance Film Festival untuk The Raid:
The Raid 2 / Indonesia (Director and screenwriter: Gareth Evans) — Picking up where the first film left off, The Raid 2 follows Rama as he goes undercover and infiltrates the ranks of a ruthless Jakarta crime syndicate in order to protect his family and expose the corruption in his own police force. Cast: Iko Uwais, Yayan Ruhian, Arifin Putra, Oka Antara, Tio Pakusadewo, Alex Abbad.”
Sekuel kedua ini merupakan lanjutan dari aksi Uko Uwais memberantas kejahatan. Disebutkan dalam Berandal ini, Iko melakukan penyamaran dalam membongkar sebuah sindikat kejahatan dan membuka kasus korupsi yang besar di tubuh kepolisian Jakarta. Film ini akan dipenuhi laga action dari semua pemain-pemainnya dari awal hingga akhir film.
Film The Raid memang film laga Indonesia yang membuka mata dunia akan kualitas perfilman di Indonesia. Sejak diputar pada tahun 2012, The Raid mendapatkan banyak pujian dari kritikus film local maupun Internasional. Tak tanggung-tanggung Film yang mempertontonkan aksi bela diri tradisional ini meraih penghargaan Best Film di Jameson Film International Film Festival 2012, bahkan mendapat penghargaan di Toronto International Film Festival sebagai Cadilac People Choice Award 2011. Di Toronto Festival ini jugalah pertama kalinya The Radi diperkenalkan kepada dunia.
Dari alur film untuk sekuel pertama memang Gareth Evans berhasil menyuguhkan film action murni yang dapat disejajarkan dengan film Hollywood saat ini. Cara berduel antar pemain  yang penuh dengan silat tradisional sampai adegan tembak-menembakpun menghiasi cerita flm yang hanya mengambil lokasi di satu gedung bertingkat.
The Raid mungkin menjadi salah satu perwakilan film Indonesia saat ini yang sedang menunjukkan kualitasnya. Film ini berhasil mengenalkan Indonesia ke mata dunia. Sundance Film Festival 2014 ini menjadi pintu pertama untuk sekuel kedua menunjukkan tajinya kepada dunia. Kita harapkan semoga ini juga membuka jalan menuju Cannes atau bahkan Academy Awards!
Maju terus perfilman Indonesia dengan kualitasnya bukan hanya kuantitas saja!
Selamat buat The Raid!

SINOPSIS/REVIEW CATCHING FIRE




 http://ia.media-imdb.com/images/M/MV5BMTAyMjQ3OTAxMzNeQTJeQWpwZ15BbWU4MDU0NzA1MzAx._V1_SX214_.jpg
Satu lagi film yang akan menutup tahun 2013 ini dengan mengagumkan. Film sekuel kedua dari Hunger Games yang rilis tahun 2011 lalu telah resmi diputar di bioskop Indonesia. Film ini bertajuk Catching Fire. The Hunger Games merupakan novel trilogy best seller yang ditulis oleh Suzanne Collins dan diangkat ke layar lebar oleh Lionsgate. Di sekuel yang kedua ini sendiri disutradarai oleh sutradara handal Francis Lawrence.
Film yang dibintangi oleh aktris peraih Best Actress di Academy Awards 2013, Jennifer Lawrence ini menuai banyak pujian disbanding sekuel pertamanya. Selain itu film ini termasuk film yang sarat makna dan sangat mengagumkan.
Sinopsis:
Cerita dimulai dengan kepulangan dua pemenang Hunger Games ke-74 yaitu Katniss Everdeen(Jennifer Lawrence) dan Peeta Mellark (Josh Hutcherson) ke kampung halamanya yang miskin, distrik 12. Kemenangan ini menjadikan keduanya pahlawan baru di Panem (nama negara Hunger Games). Sebagai pemenang, Katnis dan Peeta diharuskan melakukan tour ke seluruh distrik di Panem. Tour ini sebenarnya salah satu trik politik dari Pemerintahan fasis Panem yang dipimpin Presiden Snow (Donald Sutherland) yang mengadakan Hunger Games. Snow ingin menunjukkan pengaruhnya dengan memanfaatkan Katnis dan Peeta, yang diduganya mulai melakukan pemberontakan di games yang pertama. Untuk meredakan pemberontakan yang ditunjukkan Katnis, Snow berpura-pura menyayangi kedua pemenang dengan meberikan kehidupan mewah.
Tur ini justru menimbulkan pemberontakan di hati Katnis semakin besar, karena ia melihat kesedihan warga distrik yang terpaksa kehilangan anggota mereka sebagai korban pembunuhan yang dilakukan oleh Katnis dan Peeta demi survive pada saat games terdahulu. Masalah semakin klimaks, saat Katnis dan Peeta diharuskan mengikuti Games yang ke 75 dimana mereka harus menghadapi pemenang-pemenang hunger games sebelumnya yang masih hidup. ajang bunuh-membunuh kali ini memaksa mereka untuk menghadapi pembunuh berpengalaman.

Pesan Moral
Catching fire merupakan salah satu film yang mengandung banyak arti bagi masyarakat saat ini. Ajang pembunuhan yang difilmkan bagaikan sinetron yang ditayangkan secara langsung ditonton oleh warga Panem ini menimbulkan kesenjangan social yang cukup signifikan. Games yang tidak manusiawi ini diadakan oleh pemerintah kaum burjois. Terdapat dua kelas masyarakat yang kental perbedaannya dalam film ini kaum Capitol sebagai orang kaya yang menganggap bahwa games ini adalah suatu hiburan. Mereka bisa tertawa melihat pembunuhan antar surviver. Lebih dari itu mereka selalu mengharapkan games berikutnya hanya dengan alasan menghibur.
Bagi anggota distrik/warga Palem kelas bawah Games ini menjadi ajang paling menyedihkan dan melecehkan. Bagaimana tidak? Para survival ini diambil dari anggota distrik yang harus dipaksa saling membunuh. Pahitnya lagi warga distrik menonton adegan-adegan tersebut secara langsung. Bisa dibayangkan saat anggota keluarganya yang terbunuh, maka ekspresi berduka akan ditunjukkan oleh warga distrik. Tidak cukup sampai disitu, warga kalangan bawah ini juga harus mendapatkan tekanan dan perlakuan tidak manusiawi dari pasukan keamanan Capitol.
Bagi Katnis dan Peeta sendiri sebagai tokoh sentral di film ini, Games tersebut bukanlah suatu hiburan semata. Meski tidak bersedia sebagai kandidat pada awalnya  namun Katnis dan Peeta harus berjuang demi keselamatan masing-masing.
Katnis dan Peeta merupakan perwujudan dari anak muda yang revolusioner dan penuh dengan emosi. Anak muda yang memberontak ketidak adilan dan ingin melakukan perlawanan kepada pemerintahan. Inilah harapan dari warga Panem. Katnis dan Peeta muncul sebagai harapan satu-satunya yang bisa mewujudkan ketidak adilan di Panem.
Kesuksesan
Film Catching Fire berhasil mepertontonkan film action yang tidak terlalu menyorot kebrutalan. Walaupun bertema pembunuhan namun tidak kita jumpai cara tewasnya pemain yang tiba-tiba atau mendadak dan tdak banyaknya banjir darah yang biasanya membuat penonton mual. Francis Lawrence juga berhasil menyuguhkan tontonan yang bermutu tanpa focus cerita cinta melulu. Meskipun ada cerita cinta segitiga antara Peeta-Katnis-Gale (Liam Hermsworth). Tapi penonton lebih terfokus pada masalah social di distrik.
Dari segi penghasilan, Lionsgate memperkirakan akan meraup untung besar dari film ini. Bahkan pialang Wall Street memperkirakan sekuel Hunger Gamescini akan meraup USD 375 juta (4,2 triliun) dari peredarannya di Amerika Serikat kemudian ditambah dengan USD 575 juta (6,6 triliun) dari peredarannya di seluruh dunia. Artinya film ini akan meraup 10,8 triliun. Sedangkan film pertamanya berhasil mengumpulkan penghasilan 7.8 triliun di seluruh dunia.
Film Catching Fire juga mendapatkan poin yang sangat bagus dari situs http://www.imdb.com
Yakni 8.0/10

Unik
Ada hal yang unik dari peluncuran film ini di bioskop:
1.       Tentunya sangat membanggakan bahwa gaun pengantin yang dikenakan Jennifer Lawrence di film ini adalah rancangan dari designer anak negeri Tax Saverio
2.       Film ini akan bersaing di bioskop dengan Thor 2 yang masih diputar, artinya duel antara Chris Hermsworth (Thor) dengan adiknya, Liam Hermsworth (Gale)

Sangat layak untuk ditonton! Well, Weekend akan semakin semarak dengan film yang satu ini!

American Hustle dan Gravity Bersaing ketat di OSCAR 2014



Penghargaan perfiliman tertinggi di dunia akan segera diberikan kepada sineas terbaik dunia di bulan maret mendatang.  Pihak Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) sebagai pengelola resmi dari penghargaan yang dihelat di Amerika Serikat tiap tahunnya ini telah mengumumumkan daftar nominasinya. Sebanyak 24 nominasi baru saja diumumkan di Amerika Serikat 16 Januari 2014 kemarin. Piala yang paling banyak dimenangkan oleh salah satu flm fenomenal, Titanic ini akan diselenggarakan tanggal 2 Maret 2014 mendatang.
Dari daftar nominasi yang diumumkan, Film American Hustle dan Gravity mengoleksi nominasi terbanyak yakni 10 nominasi. Bahkan kedua film box office ini bersaing hampir di setiap nominasi yang didapatkan keduanya. Mulai dari penghargaan tertinggi seperti Best Picture, Best Director sampai Best Actrees keduanya ditempatkan di nominasi yang sama. Kedua film ini sangat berbeda baik dari genre maupun ide cerita. tetapi sepertinya keduanya akan menjadi kandidat kuat membawa pulang Oscar yang telah memasuki tahun ke 86 ini.

 American Hustle:
 http://ia.media-imdb.com/images/M/MV5BNjkxMTc0MDc4N15BMl5BanBnXkFtZTgwODUyNTI1MDE@._V1_SX214_.jpg
Film ini bergenre Drama. Dibintangi oleh Christian Bale yang berperan sebagai Irving Rosenfeld,penipu ulung bersama rekan yang juga kekasihnya  dalam film tersebut, yakni Sydney Posser yang diperankan  oleh Amy Adams. Irving dan Sydney harus berurusan dengan mafia-mafia di New Jersey yang mempengaruhipenduduk Jersey untuk memberikan suara pada majikannya. Ini terjadi setelah Irvin terpaksa harus bekerjasama dengan agen FBI (Bradley Cooper). Film ini mendapat banyak pujian dari kritikus film dan bahkan menjadi nominasi film terbaik juga di Golden Globe Awards 2014 yang baru saja digelar.

Gravity:
 http://ia.media-imdb.com/images/M/MV5BNjE5MzYwMzYxMF5BMl5BanBnXkFtZTcwOTk4MTk0OQ@@._V1_SY317_CR0,0,214,317_.jpg
Film ini bergenre Science Fiction. Berbeda dengan American Hustle yang banyak intrik-intrik di dalamnya, Gravity menghadirkan cerita yang sederhana namun efek visual yang luar biasa dan acting memukau dari Sandra Bullock dengan George Clooney berhasil menempatkan film ini di jajaran film terbaik nominasi Oscar. Bullock yang berperan sebagai Dr, Ryan Stone, astronot NASA bersama partnernya Matt Kowalsky, yang diperankan oleh George Clooney ditugaskan untuk memperbaiki Hubble Telescope yang rusak di luar angkasa. Karena beberapa hal, pesawat ulang alik yang mereka tumpangi hancur yang mengakibatkan mereka terlantar di luar angkasa dan harus bertahan hidup dengan pasokan oksigen yang terbatas.
Gravity dan American Hustle sama-sama menghadirkan aktris dan aktor yang tidak diragukan lagi kemampuan aktingnya. Nama-nama seperti Sandra Bullock, George Clooney, Christian Bale dan Jennifer Lawrence bisa jadi jaminan film yang berkualitas saat ini.
Secara komersil Gravity jauh lebih sukses daripada American Hustle ataupun nominasi lainnya. Terbukti dengan mengantongi 670 Juta USD tahun ini, Gravity menjadi salah satu film tersukses di bawah Iron Man 3. Namun sudah tradisi, pemenang Oscar adalah film yang tidak terlalu laris di pasaran.
Sebagai acuan, di penghargaan film serupa Golden Globe Award 2014 yang baru saja digelar American Hustle adalah film yang paling banyak membawa pulang piala. Diantaranya, Film komedi terbaik, sutradara terbaik, artis pendukung wanita terbaik. Sedangkan Gravity yang dinominasikan dii kategori film drama terbaik dikalahkan oleh film 12 years a slave. Gravity hanya membawa pulang piala untuk Sutradara terbaik.

Berikut daftar lengkap Nominasi Piala Oscar 2014:
1.      Best Picture
AMERICAN HUSTLE
CAPTAIN PHILLIPS
DALLAS BUYERS CLUB
GRAVITY
HER
NEBRASKA
PHILOMENA
12 YEARS A SLAVE
THE WOLF OF WALL STREET
2.      Director
David O Russell (American Hustle)
Alfonso Cuarón (Gravity)
Alexander Payne (Nebraska)
Steve McQueen (12 Years a Slave)
Martin Scorsese (The Wolf of Wall Street)
3.      Best Actor
Christian Bale (American Hustle)
Bruce Dern (Nebraska)
Leonardo DiCaprio (The Wolf of Wall Street)
Chiwetel Ejiofor (12 Years a Slave)
Matthew McConaughey (Dallas Buyers Club)
4.      Best Actress
Amy Adams (American Hustle)
Cate Blanchett (Blue Jasmine)
Sandra Bullock (Gravity)
Judi Dench (Philomena)
Meryl Streep (August: Osage County)
5.      Best Supporting Actor
Barkhad Abdi (Captain Phillips)
Bradley Cooper (American Hustle)
Michael Fassbender (12 Years A Slave)
Jonah Hill (The Wolf of Wall Street)
Jared Leto (Dallas Buyers Club)
6.      Best Supporting Actress
Sally Hawkins (Blue Jasmine)
Jennifer Lawrence (American Hustle)
Lupita Nyong'o (12 Years A Slave)
Julia Roberts (August: Osage County)
June Squibb (Nebraska)
7.      Adapted Screenplay
Before Midnight
Captain Phillips
Philomena
12 Years A Slave
The Wolf of Wall Street

8.      Original Screenplay
American Hustle
Blue Jasmine
Dallas Buyers Club
Her
Nebraska

9.      Animated Feature
The Croods
Despicable Me 2
Frozen
Ernest & Celestine
The Wind Rises

10.  Best Foreign Language Film
The Broken Circle Breakdown
The Great Beauty
The Hunt
The Missing Picture
Omar

11.  Production Design
American Hustle
Gravity
The Great Gatsby
Her
12 Years a Slave

12.  Cinematography
The Grandmaster
Gravity
Inside Llewyn Davis
Nebraska
Prisoners

13.  Costume Design
American Hustle
The Grandmaster
The Great Gatsby
The Invisible Woman
12 Years a Slave

14.  Documentary Feature
The Act of Killing
Cutie and the Boxer
Dirty Wars
The Square
20 Feet From Stardom

15.  Documentary Short
CaveDigger
Facing Fear
Karama Has No Walls
The Lady in Number 6: Music Saved My Life
Prison Terminal: The Last Days of Private Jack Hall

16.  Editing
American Hustle
Captain Phillips
Dallas Buyers Club
Gravity
12 Years a Slave

17.  Make-up and Hairstyling
Dallas Buyers Club
Jackass Presents: Bad Grandpa
The Lone Ranger

18.  Original Score
The Book Thief
Gravity
Her
Philomena
Saving Mr. Banks

19.  Original Song
"Alone Yet Not Alone" (Alone Yet Not Alone)
"Happy" (Despicable Me 2)
"Let It Go" (Frozen)
"The Moon Song" (Her)
"Ordinary Love" (Mandela: Long Walk to Freedom)

20.  Sound Editing
All Is Lost
Captain Phillips
Gravity
The Hobbit: The Desolation of Smaug
Lone Survivor

21.  Sound Mixing
Captain Phillips
Gravity
The Hobbit: The Desolation of Smaug
Inside Llewyn Davis
Lone Survivor
22.  Visual Effects
Gravity
The Hobbit: The Desolation of Smaug
Iron Man 3
The Lone Ranger
Star Trek Into Darknes

23.  Animated Short
Feral
Get a Horse!
Mr. Hublot
Possessions
Room on the Broom

24.  Live Action Short
Aquel No Era Yo (That Wasn't Me)
Avant Que De Tout Perdre (Just before Losing Everything)
Helium
Pitääkö Mun Kaikki Hoitaa? (Do I Have to Take Care of Everything?
The Voorman Problem

Siapakah yang akan handal di Academy Award 2014 maret nanti?apakah 12 years A slave akan tetap menjadi Best Picture seperti di Golden Globe?  Kita saksikan saja….